
| Bentuk Publikasi | Policy Recommendation |
| Judul Publikasi | Penguatan Lembaga Pengelola Sampah Tingkat Kawasan (PSTK) sebagai Strategi Reduksi Sampah Organik di Kota Bandung |
| Tim Penyusun | Ir. Ria Ismaria, M.T. Mochamad Andi Nurfauzi, S.KM |
| Saran Sitasi | Ismaria, R., & Nurfauzi, M. A. (2025). Penguatan Lembaga Pengelola Sampah Tingkat Kawasan (PSTK) sebagai Strategi Reduksi Sampah Organik di Kota Bandung: Policy Recommendation. Article 33 Indonesia. |
Setiap pagi, dapur-dapur di Kota Bandung menghasilkan sesuatu yang jarang kita pikirkan, seperti sedikit nasi, potongan sayur, makanan basi: sisa makanan. Setiap hari, hampir 1.500 ton sampah dihasilkan di Kota Bandung—dan sebagian besarnya berasal dari sisa makanan di dapur kita. Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi penanda krisis pengelolaan sampah yang tidak bisa lagi diselesaikan hanya dengan mengangkut dan membuang.
Berangkat dari riset dan kerja lapangan, melalui uji coba Pengelola Sampah Tingkat Kawasan (PSTK) di Kelurahan Nyengseret dan Panjunan, kolaborasi Article 33 Indonesia dan Ikatan Alumni Teknik Lingkungan ITB dalam program Urban Futures Kota Bandung membuktikan bahwa masalah besar sampah dapat ditangani dari skala terdekat dengan kita, yaitu lingkungan tempat tinggal. Dengan kelembagaan yang jelas, edukasi warga, dan pengolahan sampah organik, sisa makanan tak lagi berakhir sebagai beban kota, melainkan sumber daya yang dapat diolah dan dimanfaatkan.
Rekomendasi kebijakan ini merangkum temuan lapangan yang memperlihatkan adanya kesenjangan antara desain kebijakan dan implementasi di lapangan. Dokumen ini juga merekomendasikan penguatan kelembagaan kawasan sebagai solusi untuk menjembatani celah tersebut.
Download Dokumen

Dokumen akan dikirim ke email Anda.
